CLICK HERE FOR FREE BLOG LAYOUTS, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 20 Maret 2013

EXO Funfiction

CHOCOLATE LOVE
Genre              : Romance
Cast                : Sehun,Suho,Other member EXO-K
Other Cast    : Lee Se Hyun,Kang Soo He
Author            : Park Shakin Hye
Se hyun pov
“Ah...tidak mau!”kataku pada seseorang yang di seberang sana.Nampaknya ia belum juga menyerah untuk terus memaksaku melakukan keinginannya.”Ayolah Se hyun-ah,kumohon lakukan ini untukku.”
“Oppa,apa oppa sudah gila,oppa menyuruhku untuk tinggal dengan semua teman oppa.Sedangkan oppa tau kalau mereka semua adalah seorang namja.”protesku keras.
“Kau juga akan menjadi seorang namja,tidak akan ada orang yang tau.”balas orang itu kemudian.
“Lalu bagaimana kalau mereka tau,ottoke?”cercahku.
“Itu tidak akan terjadi,wajah kita sangat mirip,kalau kau berdandan sepertiku tidak akan ada yang tau kalau kau adikku,ayolah Se hyun-ah kumohon berperanlah sebagai diriku,aku mohon.”nada bicara orang ini semakin memilu,tersirat bahwa ia benar-benar sangat membutuhkan bantuanku.Aku berfikir sejenak untuk mempertimbangkan permintaan konyol kakakku ini.Dia Oh Se Hoon,kakakku yang paling kusayangi di dunia ini.Selama ini hanya dia yang menjagaku sejak Eomma dan Appa kami berpisah.Eomma tak lagi punya waktu untuk mengurusi kami karena kesibukannya.Se Hun oppa lah yang selalu menjagaku,membantuku mengerjakan tugas sekolah,mengajakku bermain,mengantarku ke sekolah,dan pekerjaan lain yang selayaknya dilakukan seorang ayah terhadap anaknya.Kami berdua sangatlah dekat,dan kata orang-orang di sekeliling kami,wajah kami sangatlah mirip.Hanya bedanya aku yeoja dan dia namja.Tetapi kami bukanlah anak kembar,dia lahir setahun lebih dulu dariku.Nama kamipun hampir sama Se Hun dan Se Hyun.Tapi siapa yang akan percaya ini.
Sejak bergabung dengan EXO-K waktunya banyak tersita untuk hal lain kecuali aku.Tentunya hal-hal yang dilakukan oleh seorang artis layaknya.Waktu untuk kita bertemu tidak seintensif dulu,paling hanya seminggu,2 minggu sekali tidak seperti dulu yang setiap hari pasti bertemu.Aku sudah cukup dewasa untuk mengerti posisinya saat ini,kakakku Se Hun juga punya kehidupannya sendiri ia tak harus terus-terusan bersamaku dan menjagaku layaknya orang tua.Namun aku tau rasa sayangnya pada adiknya tidak akan berubah.Meskipun kini ia harus  menyembunyikan identitas kami kalau kami bersaudara.Tidak ada media yang tau kalau dia punya seorang adik perempuan,termasuk teman-teman dekatnya di EXO-K,akupun tak ingin orang lain terutama gadis-gadis menggangguku kalau tau aku adik Oh Se Hun si magnae EXO-K.Ia beranggapan kalau ia tidak mau menyeret namaku ke publik saat ada badai menerpa ketenarannya.Ia memang selalu begitu memikirkan keadaanku.Gumawo oppa,neomu sharanghae.
Namun kali ini ia benar-benar mempersulitku,ia menyuruhku berperan sebagai dirinya.Ini sungguh rencana yang sangat bodoh.Hanya karena dia ingin menemui pacar rahasianya Kang Soo Hee tanpa ada media ataupun personil EXO-K yang tau termasuk menejer mereka.”Sungguh kekanak-kanakan untuk apa Kang So Hee harus menetap sejauh itu,menyusahkan kami saja.”gerutuku kesal.Namun jika mengingat apa yang selama ini dilakukan Se Hun oppa padaku,mustahil aku tega untuk tidak membantunya.
************

Tanpa kusadari aku sudah termenung terlalu lama,hingga suara di seberang sana mengagetkanku.”Hey,Se Hyun-ah apa kau masih di sana,bagaimana kau mau kan?”.Tanyanya.
”Ah,..ia,iya baiklah”sontak aku menyanggupi permintaanya.”Ya ampun apa yang kulakukan,kenapa aku mengatakan iya,Se Hyunnie dasar bodoh”.aku bermonolog memarahi diriku sendiri.”Mwo?benarkah? ah kau memang adikku yang sangat manis.”suara namja itu terdengar sangat kegirangan.”Baiklah Se Hyunnie kau akan berperan menjadi Se Hun selama aku ke luar kota,emmm ya sekitar seminggu.”jelasnya
”Apa?sa..satu minggu?tidak mau!”tegasku.
“Ya baiklah 2 minggu”
“Oppa!”nadaku semakin naik.
“Iya baiklah,arraseo,kau minta berapa hari?”tawarnya.
“Satu hari saja”
“Mwo?hey untuk mencapai lokasi itu saja membutuhkan waktu setengah hari.Kalau matematikamu pintar,dihitung antara waktu yang dibutuhkan untuk pulang pergi itu dihabiskan dalam waktu sehari.Lalu apa yang bisa kulakukan bersamanya.”terangnya panjang lebar seperti sedang mengguruiku.Aku bisa membayangkan ekspresinya saat mengatakan itu,pasti sangatlah lucu.Kurasa aku harus segera mengakhiri tawar menawarku ini mengingat baterai ponselku akan segera habis.”Baiklah,ini tawaran terakhir bagaiman kalau 4 hari,kurasa lebih dari cukup untukmu bersua dengan gadis desa itu,kalau oppa tidak mau ya sudah.”Tut...tut...tut...!langsung saja kuputus telfonku tanpa menunggu respon darinya.Aku yakin dia akan setuju dengan penawaran terakhirku ini.Beberapa menit kemudian ponselku kembali berdering,satu pesan masuk,itu dari kakakku.Kubaca dengan cermat smsnya yang hampir memenuhi 2 layar,isinya tentang rencana barusan.
”...besok kita mulai rencana kita,aku akan menemuimu malam ini untuk menjelaskan semuanya.’’sebagian isi pesan yang dikirim untukku.
”Ne”.pesan balasan yang kukirim untuknya.
******
Tepat pukul 7 Se Hun oppa sudah tiba di apartemen kami.Ia lebih mirip seseorang yang akan pindah apartemen ketimbang seseorang yang hendak menguinjungi dongsaengnya.”Tas besar itu apa isinya?”tanyaku ketus.
“Ah ini,ini semua yang kau butuhkan saat menjadi Oh Se Hun.”jawabnya sambil menyungging senyum dan duduk di sebelahku.Pandanganku masih ke arah layar TV dan memasang ekspresi sedatar mungkin seolah tidak ada orang di sampingku.Pandanganku teralih saat benda berbentuk batang balok dengan potongan kubus-kubus kecil melintas di depan mataku.Se Hun oppa menghalangi pandanganku ke arah TV dengan sebatang coklat seberat 250 gram.Sontak membuat perubahan yang signifikan pada ekspresi wajahku.”Coklat!”sergahku seperti anak kecil yang mendapat hadiah lollipop.”Baiklah oppa,lakukan sekarang!”.ucapku kemudian sesaat setelah merampas coklat itu.Ia memang selalu punya jurus terjitu untuk membuatku tunduk padanya.Dan pasrah mau diapakan aku ini dengan semua peralatan yang ada di dalam tas besar itu.
*****
2 jam telah berlalu,acara make over telah usai,aku tak percaya apakah bayangan yang kulihat di cermin adalah diriku sendiri.Aku hampir tak mengenali diriku yang sekarang.Setelan blus yang biasa kupakai kini berubah menjadi kaos berukuran longgar yang dibalut dengan jaket,celana jeans dan sepatu skate.Aku bahkan tidak merasa tubuhku memiliki lekukan.Tentu saja aku sudah membalut dadaku dengan kencang agar terlihat rata dan memakai baju dengan beberapa lapis agar terlihat lebih berisi.Tak ada lagi rambut panajng yang tergerai,hanya ada potongan rambut cepak,berponi ala-ala Oh Se Hun.Rambut yang biasanya hitam lekat kini harus berubah sedikit pirang.Sungguh membuat hati miris,rambut secantik itu harus hilang dalam hitungan menit.
Akh....!!!!!!!!!!”’aku berteriak saat melihat kaca,seolah kaca itu telah mengejekku.Dan manusia yang ada di belakangku tertawa geli sambil terus memperhatikan dari bawah ke atas dan begitu sebaliknya.
”Sempurna,kau bahkan lebih tampan dari Oh Se Hun”.celetuknya dengan gaya seperti seorang make up artis yang berhasil merubah artisnya menjadi world trendcenter.
Aku masih tertunduk lemas membayangkan beribu-ribu helai rambutku yang harus dibuang begitu saja,hanya untuk penyamaran selama 4 hari.”Huh...kenapa tidak pakai wig saja,menyebalkan”.Rengekku sambil terus melihat ke cermin bundar itu.Dan manusia itu,yah dia hanya tersenyum puas.”Huh,nama Handsome Evil memang sangat cocok untuknya”.Aku masih saja merengek hingga tanpa kusadari ku telah barada di depan dorm EXO-K.
“Ayo Oh Se Hun,semangat,fighting,fighting!”katanya mencoba menyemangatiku.
Kau menyebalkan!”jawabku ketus.
Haha....jangan cemberut seperti itu kau sangat jelek,ayolah Oh Se Hun tidak suka memasang muka jelek,dia itu sangat tampan,oh ya jangan lupa kau baca catatan yang kuberikan padamu.Itu adalah hal-hal yang harus kau lakukan selama kau menjadi Oh Se Hun.Kau ingat itu,kalau ada apa-apa kau hubungi aku.Aku pergi dulu yah!”jelasnya panjang lebar plus narsis lalu meluncur bersama dengan mobilnya dan lambat laun hilang bersama gelapnya malam.”Huftzz!”aku menghela nafas panjang,mencoba menjalani mimpi buruk ini dengan sabar.’’Ini belum seberapa,kau akan menghadapi yang lebih sulit,anggap ini latihan pertama sebelum kakakmu itu memintamu untuk menggantikannya selama berbulan-bulan mungkin,ayo Se Hyunnie semangat!!.”Aku menyemangati diriku sendiri.Dengan masih ragu-ragu Kulangkahkan kakiku memasuki gedung berlantai 13 itu.Ini kebohongan terbesar dan ternekat yang pernah kulakukan.Bagaimana aku tidak ragu jika membayangkan hal yang terburuk akan terjadi.
******
SKIP
“Se Hyun-ah kembalilah ke apartemen!aku sudah sampai.Bagaiman kau senang bukan ini hari terakhir kau berakting.”Pesan yang dikirim Se Hun oppa untukku.Yah seharusnya memang aku senang 1 hari,2 hari,3 hari,telah kujalani dengan lancar dan hari ini adalah hari terakhirku berada di sini untuk menyamar sebagai Oh Se Hun.Awalnya memang ini mimpi buruk tetapi tinggal bersama namja-namja tampan dan baik hati tidak membuatku menyesal dan justru membuatku betah tinggal di sini,sungguh perasaan plin plan.Untunglah selama 3 hari ini kami free tidak ada jadwal show atau manggung.Hanya beberapa acara talkshow dan offair di beberapa radio.Pemilihan waktu yang sangat tepat untuk berbohong.Menyanyi dan menari tidak ada satupun yang bisa kulakukan.Itu mengapa saat setiap ada latihan dance atau nyanyi bersama member lain aku akan selalu mengeluh bermacam-macam rasa sakit.Dan Suho hyung orang pertama yang akan menyuruhku istirahat.Tidak peduli mereka curiga atau tidak,paling mereka hanya berfikir Se Hun magnae mereka mendadak bertingkah aneh,sepintar-pintarnya aku berakting tetap saja aku adalah seorang wanita yang tidak bisa seutuhnya menjadi lelaki.Dan Untuk selanjutnya biar Se Hun oppa yang akan memperbaiki imagenya sendiri di depan hyung-hyungnya atas keanehan sikapnya selama 4 hari ini.
Brukk!!!!kurebahkan tubuhku di ranjang yang biasa untuk tidur kakakku dan Suho oppa,Yah mereka adalah teman satu kamar.Hari ini masih terlalu pagi untukku kembali ke apartemen.Aku ingin menghabiskan waktu terakhirku di sini.Pikiranku mulai meluncur saat kutatap langit-langit kamar dalam-dalam.Kenangan bersama mereka,dijahili mereka,dan Suho oppa yang selalu membelaku.Ia semakin menarikku dengan pesonanya,benar-benar The Real Guardian Angel.Setiap membayangkan Suho oppa aku pasti akan tergeli-geli sendiri itu pasti.Sejak dulu dari kelima teman-teman Se Hun oppa hanya dia yang kusuka,bisa dibilang aku fansnya.Tak kusangka dia teman sekamar kakakku.Setiap malam jantungku hampir selalu meledak,aku harus tidur di ranjang yang sama dengan Suho oppa.Tentu bukan masalah karena sekarang ini aku adalah Oh Se Hun bukan Se Hyun.Hantaman-hantaman dari tangannya sering mendarat tiba-tiba di tubuhku,awalnya tidak nyaman tapi aku tau diapun tidak akan melakukannya jika tau aku adalah Se Hyun bukan Se Hun lagipula ini terjadi saat ia tengah tak sadarkan diri karena tengah terlelap tidur.
“Huftzz...Se Hyun apa yang kau pikirkan jangan nekat.”Aku mencoba menasehati diriku sendiri yang mulai dirasuki si love evil,menepuk-nepuk pipi dan jidat itulah kebiasaanku saat sedang berbicara dengan diri sendiri.Aku memutar badan ke samping kanan,tak lagi terlentang sehingga posisiku menghadap sebuah bingkai yang berisi foto kakakku dan Suho oppa.
“Hem..pantas saja kau betah di sini,mereka memperlakukanmu sebagai magnae yang tersayang,kakak aku juga ingin sepertimu.Terutama Suho oppa dia sangat sayang dan perhatian padaku,ah bukan tapi padamu,aku lupa kalau di matanya aku  adalah Oh Se Hun bukan Se Hyun.”kataku sambil terus memandangi foto itu.
”Oppa,jangan salahkan aku jika aku melakukannya,terkadang aku melihat pasangan lain seperti Baekyeol juga melakukannya.Ini bukan hal yang tabu bagi kalian kan,melakukan hal seperti itu sesama namja bukankah itu bodoh,tetapi kalau aku yang melakukannya dengan Suho oppa tentu itu wajar,bukankah begitu?hey ingat aku ini Yeoja.”Tambahku panjang lebar pada foto itu seolah foto itu adalah orang  nyata yang sedang berbicara denganku.
*****
Kulirik arloji di tanganku, jarum pendek telah berganti arah.”Sudah waktunya,aku bisa terlambat.”Kutepuk jidatku dan segera bangkit lalu merapikan pakaianku,terburu-buru turun dari kamar itu,hingga tanpa kusadari aku telah meninggalkan dompetku yang tergeletak di atas ranjang.
Saat menuruni tangga,pandanganku tertuju pada Suho oppa yang tengah menonton TV.Keadaan saat itu amatlah sepi,aku tidak tau ke mana Baekhyun,Chanyeol,dan Kai pergi.Hanya Kyung soo yang sedang memasak di dapur.”Ini saatnya,kakak jangan salahkan aku,kau yang memintaku untuk menjadi dirimu.Dan terhadap apa yang sekarang akan kulakukan kau yang kan menanggungnya nanti saat kau kembali menjadi dirimu sendiri.”Kataku dengan nada dan senyum evil.Hal ini tidak sewajarnya dilakukan remaja sepertiku,namun mendapat first kiss dari orang yang kusukai,kapan lagi ada kesempatan kalau bukan hari ini.
Aku terus turun menyusuri tangga dengan langkah cepat dan langsung menarik tangan Suho, menyeretnya ke sudut ruangan yang cukup luas,lebih tepatnya ruang dance.Kupepetkan tubuhnya di tembok,kulihat ia masih tampak kebingungan dengan tingkahku.
”Eh,eh,eh Se Hunnie a,a ada apa?”tanyanya sedikit terbata-bata.
“Oppa,aku ingin melakukan ini denganmu.Kulihat pasangan lain juga terkadang melakukannya dengan pasangannya.”Kataku dengan wajah innocent namun pasti.
“Se Hunnie ada apa?apa maksudmu,bicaralah yang jelas apa yang mau kau lakukan?”ia menyentuh jidatku,lebih tepatnya mengukur suhu badanku takut kalau-kalau terlalu panas atau abnormal.Namun langsung kutepis tangannya dan semakin rapat memepetkannya ke sudut.
“Oppa,kau tidak mau menciumku?”tanyaku dengan tatapan pasti.
Glekk!terdengar ia menelan ludah dan irama detak jantungnya sangat terdengar jelas berlarian semakin cepat.Beberapa saat ia masih terpaku,hingga akhirnya perlahan ia memegang bagian leher atas kemudian merapatkan bibirnya ke bibirku sehingga bibir kami pun bertemu.Seperti logam yang tersedot magnet,itulah aku saat itu.Perasaan yang sungguh sulit untuk digambarkan.Tidak kusangka Suho oppa benar-benar melakukannya dengan seorang namja palsu sepertiku,ini benar-benar membuatku sulit bernafas.Segera kulepaskan kecupannya,aku tak mampu lagi long kissing.Mungkin ia merasa kebingungan,apa peduliku yang terfikir olehku adalah lari,pergi sejauh mungkin dari tempat itu sebelum aku benar-benar meledak di ruang berdinding kaca itu.”Huftzzzz’’akhirnya aku telah berada di luar dorm,lalu meluncur pergi dengan mobilku.’’Kau pasti sudah gila Se Hyun,bagaimana kalau kakakmu nanti protes!”kataku sambil terus terkonsentrasi menyetir.
Suho POV
Aku masih mematung di ruang dance itu.Sehun benar-benar membuatku takut akhir-akhir ini,dan puncaknya adalah pagi ini.Ini bukanlah yang pertama bagiku & Se hun ataupun member lain.Itu wajar dilakukan sesama namja yang telah berbulan-bulan hidup bersama,namun bukan berarti kami tidak normal.Hanya penghilang kesepian karena hidup dalam ‘kekangan’.
Tangan Se Hun terlalu kecil & halus saat menarikku,tatapannya sangat lain ,bukan tatapan yang biasanya.Sorot mata yang benar-benar tak pernah kukenal.Lalu kenapa jantungku berdetak begitu cepat,ini tidak pernah terjadi sebelumnya saat aku melakukannya dengan Kai ataupun dengan member lain.Dan oppa,dia memanggilku oppa?bukankah seharusnya hyung?”.Beribu pertanyaan terus bergelayut di kepalaku.
“Hyung,apa yang kau lakukan di sana?”Suara Kyung Soo mengagetkanku.
“Kyung soo-ah katakan,yang gila aku atau dia?”todongku pada Kyung Soo.
“Mwo?gila?kau gila?dia,dia siapa?apa maksudmu hyung?kau kurang sehat yah?sepertinya kau agak gugup.”tanyanya heran.
“Ah tidak,tidak papa,aku akan naik ke kamarku.”Jawabku mencoba mengalihkan perhatiannya.
*****
Akh....!kurebahkan tubuhku di ranjangku,mungkin D.o. Kyung Soo benar mungkin aku sedang kurang sehat,dan peristiwa kissing ini sudah biasa terjadi dan jangan di anggap berlebihan.”Aku akan istirahat sebentar” Pikirku.Namun tiba-tiba pandanganku teralih pada sebuah benda yang lebih mirip sebuah dompet itu tergeletak di samping kepalaku.Aku berniat untuk mengambil benda itu dan memastikan siapa pemiliknya karena aku tak pernah melihatnya sebelumnya.
Se Hyun POV
Setengah jam cukup untuk membuatku sampai di apartemen kami.Kutekan nomor 9 pada tombol di lift itu,karena memang tempatku ada di lantai 9.Kulihat Se Hun sudah duduk untuk menungguku.”Se Hyun-ah bagaimana,tidak terjadi apa-apa kan?”.ia langsung menodongku dengan pertanyaannya begitu melihatku datang.”Tidak ada”.jawabku dan langsung merebahkan tubuhku di sofa.”Baguslah,Gumawo yah!”ia mengacak-acak rambutku sayang.”Oh ya ini,coba lihat,aku telah memperbaharui foto kami berdua,ini kuambil di pulau Jeju kemarin”.Katanya sambil memamerkan foto yang terselip di dompetnya.Yah tentu fotonya saat bersama Kang So Hee.”Menyebalkan untuk mengambil foto saja harus ke pulau Jeju.”Gerutuku.
Kyaaaa....!!dompet Se Hun membuat aku teringat sesuatu,yah aku baru ingat dompetku,dompetku masih tergeletak di kamar Suho,saat aku rebahan tadi.Kartu pelajar,kartu identitas,foto,ATM,semuanya ada di dalamnya.
“Oppa,dompetku!”teriakku pada Se Hun.
“Ada apa,ada apa dengan dompetmu?”nada tanyanya ikut naik.
“Dompetku tertinggal di kamarmu”
“Apa????”
END

0 komentar:

Posting Komentar