CHOCOLATE LOVE
Genre : Romance
Cast : Sehun,Suho,Other member EXO-K
Other Cast : Lee Se Hyun,Kang Soo He
Author : Park Shakin Hye
Se hyun pov
“Ah...tidak
mau!”kataku pada seseorang yang di seberang sana.Nampaknya ia belum
juga menyerah untuk terus memaksaku melakukan keinginannya.”Ayolah Se hyun-ah,kumohon lakukan ini untukku.”
“Oppa,apa
oppa sudah gila,oppa menyuruhku untuk tinggal dengan semua teman oppa.Sedangkan
oppa tau kalau mereka semua adalah seorang namja.”protesku
keras.
“Kau
juga akan menjadi seorang namja,tidak akan ada orang yang tau.”balas
orang itu kemudian.
“Lalu
bagaimana kalau mereka tau,ottoke?”cercahku.
“Itu
tidak akan terjadi,wajah kita sangat mirip,kalau kau berdandan sepertiku tidak
akan ada yang tau kalau kau adikku,ayolah Se hyun-ah kumohon berperanlah
sebagai diriku,aku mohon.”nada bicara orang ini semakin memilu,tersirat
bahwa ia benar-benar sangat membutuhkan bantuanku.Aku berfikir sejenak untuk
mempertimbangkan permintaan konyol kakakku ini.Dia Oh Se Hoon,kakakku yang
paling kusayangi di dunia ini.Selama ini hanya dia yang menjagaku sejak Eomma
dan Appa kami berpisah.Eomma tak lagi punya waktu untuk mengurusi kami karena
kesibukannya.Se Hun oppa lah yang selalu menjagaku,membantuku mengerjakan tugas
sekolah,mengajakku bermain,mengantarku ke sekolah,dan pekerjaan lain yang
selayaknya dilakukan seorang ayah terhadap anaknya.Kami berdua sangatlah
dekat,dan kata orang-orang di sekeliling kami,wajah kami sangatlah mirip.Hanya
bedanya aku yeoja dan dia namja.Tetapi kami bukanlah anak kembar,dia lahir
setahun lebih dulu dariku.Nama kamipun hampir sama Se Hun dan Se Hyun.Tapi
siapa yang akan percaya ini.
Sejak bergabung dengan EXO-K
waktunya banyak tersita untuk hal lain kecuali aku.Tentunya hal-hal yang
dilakukan oleh seorang artis layaknya.Waktu untuk kita bertemu tidak seintensif
dulu,paling hanya seminggu,2 minggu sekali tidak seperti dulu yang setiap hari
pasti bertemu.Aku sudah cukup dewasa untuk mengerti posisinya saat ini,kakakku
Se Hun juga punya kehidupannya sendiri ia tak harus terus-terusan bersamaku dan
menjagaku layaknya orang tua.Namun aku tau rasa sayangnya pada adiknya tidak
akan berubah.Meskipun kini ia harus
menyembunyikan identitas kami kalau kami bersaudara.Tidak ada media yang
tau kalau dia punya seorang adik perempuan,termasuk teman-teman dekatnya di
EXO-K,akupun tak ingin orang lain terutama gadis-gadis menggangguku kalau tau
aku adik Oh Se Hun si magnae EXO-K.Ia beranggapan kalau ia tidak mau menyeret
namaku ke publik saat ada badai menerpa ketenarannya.Ia memang selalu begitu
memikirkan keadaanku.Gumawo oppa,neomu sharanghae.
Namun kali ini ia benar-benar
mempersulitku,ia menyuruhku berperan sebagai dirinya.Ini sungguh rencana yang
sangat bodoh.Hanya karena dia ingin menemui pacar rahasianya Kang Soo Hee tanpa
ada media ataupun personil EXO-K yang tau termasuk menejer mereka.”Sungguh kekanak-kanakan untuk apa Kang So
Hee harus menetap sejauh itu,menyusahkan kami saja.”gerutuku kesal.Namun
jika mengingat apa yang selama ini dilakukan Se Hun oppa padaku,mustahil aku
tega untuk tidak membantunya.
************
Tanpa kusadari aku sudah
termenung terlalu lama,hingga suara di seberang sana mengagetkanku.”Hey,Se Hyun-ah apa kau masih di
sana,bagaimana kau mau kan?”.Tanyanya.
”Ah,..ia,iya
baiklah”sontak aku menyanggupi permintaanya.”Ya ampun apa yang kulakukan,kenapa aku mengatakan iya,Se Hyunnie
dasar bodoh”.aku bermonolog memarahi diriku sendiri.”Mwo?benarkah? ah kau memang adikku yang sangat manis.”suara namja
itu terdengar sangat kegirangan.”Baiklah
Se Hyunnie kau akan berperan menjadi Se Hun selama aku ke luar kota,emmm ya
sekitar seminggu.”jelasnya
”Apa?sa..satu
minggu?tidak mau!”tegasku.
“Ya
baiklah 2 minggu”
“Oppa!”nadaku
semakin naik.
“Iya
baiklah,arraseo,kau minta berapa hari?”tawarnya.
“Satu
hari saja”
“Mwo?hey
untuk mencapai lokasi itu saja membutuhkan waktu setengah hari.Kalau
matematikamu pintar,dihitung antara waktu yang dibutuhkan untuk pulang pergi
itu dihabiskan dalam waktu sehari.Lalu apa yang bisa kulakukan bersamanya.”terangnya
panjang lebar seperti sedang mengguruiku.Aku bisa membayangkan ekspresinya saat
mengatakan itu,pasti sangatlah lucu.Kurasa aku harus segera mengakhiri tawar
menawarku ini mengingat baterai ponselku akan segera habis.”Baiklah,ini tawaran terakhir bagaiman kalau 4 hari,kurasa lebih dari
cukup untukmu bersua dengan gadis desa itu,kalau oppa tidak mau ya sudah.”Tut...tut...tut...!langsung
saja kuputus telfonku tanpa menunggu respon darinya.Aku yakin dia akan setuju
dengan penawaran terakhirku ini.Beberapa menit kemudian ponselku kembali
berdering,satu pesan masuk,itu dari kakakku.Kubaca dengan cermat smsnya yang
hampir memenuhi 2 layar,isinya tentang rencana barusan.
”...besok kita mulai rencana
kita,aku akan menemuimu malam ini untuk menjelaskan semuanya.’’sebagian
isi pesan yang dikirim untukku.
”Ne”.pesan
balasan yang kukirim untuknya.
******
Tepat pukul 7 Se Hun oppa sudah
tiba di apartemen kami.Ia lebih mirip seseorang yang akan pindah apartemen
ketimbang seseorang yang hendak menguinjungi dongsaengnya.”Tas besar itu apa isinya?”tanyaku ketus.
“Ah
ini,ini semua yang kau butuhkan saat menjadi Oh Se Hun.”jawabnya
sambil menyungging senyum dan duduk di sebelahku.Pandanganku masih ke arah
layar TV dan memasang ekspresi sedatar mungkin seolah tidak ada orang di
sampingku.Pandanganku teralih saat benda berbentuk batang balok dengan potongan
kubus-kubus kecil melintas di depan mataku.Se Hun oppa menghalangi pandanganku
ke arah TV dengan sebatang coklat seberat 250 gram.Sontak membuat perubahan
yang signifikan pada ekspresi wajahku.”Coklat!”sergahku
seperti anak kecil yang mendapat hadiah lollipop.”Baiklah oppa,lakukan sekarang!”.ucapku kemudian sesaat setelah merampas
coklat itu.Ia memang selalu punya jurus terjitu untuk membuatku tunduk padanya.Dan
pasrah mau diapakan aku ini dengan semua peralatan yang ada di dalam tas besar
itu.
*****
2 jam telah berlalu,acara make
over telah usai,aku tak percaya apakah bayangan yang kulihat di cermin adalah
diriku sendiri.Aku hampir tak mengenali diriku yang sekarang.Setelan blus yang
biasa kupakai kini berubah menjadi kaos berukuran longgar yang dibalut dengan
jaket,celana jeans dan sepatu skate.Aku bahkan tidak merasa tubuhku memiliki
lekukan.Tentu saja aku sudah membalut dadaku dengan kencang agar terlihat rata
dan memakai baju dengan beberapa lapis agar terlihat lebih berisi.Tak ada lagi
rambut panajng yang tergerai,hanya ada potongan rambut cepak,berponi ala-ala Oh
Se Hun.Rambut yang biasanya hitam lekat kini harus berubah sedikit
pirang.Sungguh membuat hati miris,rambut secantik itu harus hilang dalam
hitungan menit.
”Akh....!!!!!!!!!!”’aku berteriak saat melihat kaca,seolah kaca itu
telah mengejekku.Dan manusia yang ada di belakangku tertawa geli sambil terus
memperhatikan dari bawah ke atas dan begitu sebaliknya.
”Sempurna,kau
bahkan lebih tampan dari Oh Se Hun”.celetuknya dengan gaya seperti
seorang make up artis yang berhasil merubah artisnya menjadi world trendcenter.
Aku masih tertunduk lemas
membayangkan beribu-ribu helai rambutku yang harus dibuang begitu saja,hanya
untuk penyamaran selama 4 hari.”Huh...kenapa
tidak pakai wig saja,menyebalkan”.Rengekku sambil terus melihat ke cermin
bundar itu.Dan manusia itu,yah dia hanya tersenyum puas.”Huh,nama Handsome Evil memang sangat cocok untuknya”.Aku masih
saja merengek hingga tanpa kusadari ku telah barada di depan dorm EXO-K.
“Ayo
Oh Se Hun,semangat,fighting,fighting!”katanya mencoba menyemangatiku.
“Kau menyebalkan!”jawabku ketus.
“Haha....jangan cemberut seperti itu kau sangat jelek,ayolah Oh Se Hun
tidak suka memasang muka jelek,dia itu sangat tampan,oh ya jangan lupa kau baca
catatan yang kuberikan padamu.Itu adalah hal-hal yang harus kau lakukan selama
kau menjadi Oh Se Hun.Kau ingat itu,kalau ada apa-apa kau hubungi aku.Aku pergi
dulu yah!”jelasnya panjang lebar plus narsis lalu meluncur bersama dengan
mobilnya dan lambat laun hilang bersama gelapnya malam.”Huftzz!”aku menghela nafas panjang,mencoba menjalani mimpi buruk
ini dengan sabar.’’Ini belum seberapa,kau akan menghadapi yang lebih
sulit,anggap ini latihan pertama sebelum kakakmu itu memintamu untuk
menggantikannya selama berbulan-bulan mungkin,ayo Se Hyunnie semangat!!.”Aku
menyemangati diriku sendiri.Dengan masih ragu-ragu Kulangkahkan kakiku memasuki
gedung berlantai 13 itu.Ini kebohongan terbesar dan ternekat yang pernah
kulakukan.Bagaimana aku tidak ragu jika membayangkan hal yang terburuk akan
terjadi.
******
SKIP
“Se
Hyun-ah kembalilah ke apartemen!aku sudah sampai.Bagaiman kau senang bukan ini
hari terakhir kau berakting.”Pesan yang dikirim Se Hun oppa
untukku.Yah seharusnya memang aku senang 1 hari,2 hari,3 hari,telah kujalani
dengan lancar dan hari ini adalah hari terakhirku berada di sini untuk menyamar
sebagai Oh Se Hun.Awalnya memang ini mimpi buruk tetapi tinggal bersama
namja-namja tampan dan baik hati tidak membuatku menyesal dan justru membuatku
betah tinggal di sini,sungguh perasaan plin plan.Untunglah selama 3 hari ini
kami free tidak ada jadwal show atau manggung.Hanya beberapa acara talkshow dan
offair di beberapa radio.Pemilihan waktu yang sangat tepat untuk
berbohong.Menyanyi dan menari tidak ada satupun yang bisa kulakukan.Itu mengapa
saat setiap ada latihan dance atau nyanyi bersama member lain aku akan selalu
mengeluh bermacam-macam rasa sakit.Dan Suho hyung orang pertama yang akan
menyuruhku istirahat.Tidak peduli mereka curiga atau tidak,paling mereka hanya
berfikir Se Hun magnae mereka mendadak bertingkah aneh,sepintar-pintarnya aku
berakting tetap saja aku adalah seorang wanita yang tidak bisa seutuhnya
menjadi lelaki.Dan Untuk selanjutnya biar Se Hun oppa yang akan memperbaiki
imagenya sendiri di depan hyung-hyungnya atas keanehan sikapnya selama 4 hari
ini.
Brukk!!!!kurebahkan tubuhku di
ranjang yang biasa untuk tidur kakakku dan Suho oppa,Yah mereka adalah teman
satu kamar.Hari ini masih terlalu pagi untukku kembali ke apartemen.Aku ingin
menghabiskan waktu terakhirku di sini.Pikiranku mulai meluncur saat kutatap
langit-langit kamar dalam-dalam.Kenangan bersama mereka,dijahili mereka,dan
Suho oppa yang selalu membelaku.Ia semakin menarikku dengan
pesonanya,benar-benar The Real Guardian Angel.Setiap membayangkan Suho oppa aku
pasti akan tergeli-geli sendiri itu pasti.Sejak dulu dari kelima teman-teman Se
Hun oppa hanya dia yang kusuka,bisa dibilang aku fansnya.Tak kusangka dia teman
sekamar kakakku.Setiap malam jantungku hampir selalu meledak,aku harus tidur di
ranjang yang sama dengan Suho oppa.Tentu bukan masalah karena sekarang ini aku
adalah Oh Se Hun bukan Se Hyun.Hantaman-hantaman dari tangannya sering mendarat
tiba-tiba di tubuhku,awalnya tidak nyaman tapi aku tau diapun tidak akan
melakukannya jika tau aku adalah Se Hyun bukan Se Hun lagipula ini terjadi saat
ia tengah tak sadarkan diri karena tengah terlelap tidur.
“Huftzz...Se
Hyun apa yang kau pikirkan jangan nekat.”Aku mencoba menasehati
diriku sendiri yang mulai dirasuki si love evil,menepuk-nepuk pipi dan jidat
itulah kebiasaanku saat sedang berbicara dengan diri sendiri.Aku memutar badan
ke samping kanan,tak lagi terlentang sehingga posisiku menghadap sebuah bingkai
yang berisi foto kakakku dan Suho oppa.
“Hem..pantas
saja kau betah di sini,mereka memperlakukanmu sebagai magnae yang
tersayang,kakak aku juga ingin sepertimu.Terutama Suho oppa dia sangat sayang
dan perhatian padaku,ah bukan tapi padamu,aku lupa kalau di matanya aku adalah Oh Se Hun bukan Se Hyun.”kataku
sambil terus memandangi foto itu.
”Oppa,jangan
salahkan aku jika aku melakukannya,terkadang aku melihat pasangan lain seperti
Baekyeol juga melakukannya.Ini bukan hal yang tabu bagi kalian kan,melakukan
hal seperti itu sesama namja bukankah itu bodoh,tetapi kalau aku yang
melakukannya dengan Suho oppa tentu itu wajar,bukankah begitu?hey ingat aku ini
Yeoja.”Tambahku panjang lebar pada foto itu seolah foto itu adalah
orang nyata yang sedang berbicara
denganku.
*****
Kulirik arloji di tanganku, jarum
pendek telah berganti arah.”Sudah
waktunya,aku bisa terlambat.”Kutepuk jidatku dan segera bangkit lalu
merapikan pakaianku,terburu-buru turun dari kamar itu,hingga tanpa kusadari aku
telah meninggalkan dompetku yang tergeletak di atas ranjang.
Saat menuruni tangga,pandanganku
tertuju pada Suho oppa yang tengah menonton TV.Keadaan saat itu amatlah
sepi,aku tidak tau ke mana Baekhyun,Chanyeol,dan Kai pergi.Hanya Kyung soo yang
sedang memasak di dapur.”Ini
saatnya,kakak jangan salahkan aku,kau yang memintaku untuk menjadi dirimu.Dan
terhadap apa yang sekarang akan kulakukan kau yang kan menanggungnya nanti saat
kau kembali menjadi dirimu sendiri.”Kataku dengan nada dan senyum evil.Hal
ini tidak sewajarnya dilakukan remaja sepertiku,namun mendapat first kiss dari
orang yang kusukai,kapan lagi ada kesempatan kalau bukan hari ini.
Aku terus turun menyusuri tangga
dengan langkah cepat dan langsung menarik tangan Suho, menyeretnya ke sudut
ruangan yang cukup luas,lebih tepatnya ruang dance.Kupepetkan tubuhnya di
tembok,kulihat ia masih tampak kebingungan dengan tingkahku.
”Eh,eh,eh
Se Hunnie a,a ada apa?”tanyanya sedikit terbata-bata.
“Oppa,aku
ingin melakukan ini denganmu.Kulihat pasangan lain juga terkadang melakukannya
dengan pasangannya.”Kataku dengan wajah innocent namun pasti.
“Se
Hunnie ada apa?apa maksudmu,bicaralah yang jelas apa yang mau kau lakukan?”ia
menyentuh jidatku,lebih tepatnya mengukur suhu badanku takut kalau-kalau
terlalu panas atau abnormal.Namun langsung kutepis tangannya dan semakin rapat
memepetkannya ke sudut.
“Oppa,kau
tidak mau menciumku?”tanyaku dengan tatapan pasti.
Glekk!terdengar ia menelan ludah
dan irama detak jantungnya sangat terdengar jelas berlarian semakin
cepat.Beberapa saat ia masih terpaku,hingga akhirnya perlahan ia memegang
bagian leher atas kemudian merapatkan bibirnya ke bibirku sehingga bibir kami
pun bertemu.Seperti logam yang tersedot magnet,itulah aku saat itu.Perasaan
yang sungguh sulit untuk digambarkan.Tidak kusangka Suho oppa benar-benar
melakukannya dengan seorang namja palsu sepertiku,ini benar-benar membuatku
sulit bernafas.Segera kulepaskan kecupannya,aku tak mampu lagi long kissing.Mungkin
ia merasa kebingungan,apa peduliku yang terfikir olehku adalah lari,pergi
sejauh mungkin dari tempat itu sebelum aku benar-benar meledak di ruang
berdinding kaca itu.”Huftzzzz’’akhirnya aku telah berada di luar dorm,lalu
meluncur pergi dengan mobilku.’’Kau pasti
sudah gila Se Hyun,bagaimana kalau kakakmu nanti protes!”kataku sambil
terus terkonsentrasi menyetir.
Suho POV
Aku masih mematung di ruang dance
itu.Sehun benar-benar membuatku takut akhir-akhir ini,dan puncaknya adalah pagi
ini.Ini bukanlah yang pertama bagiku & Se hun ataupun member lain.Itu wajar
dilakukan sesama namja yang telah berbulan-bulan hidup bersama,namun bukan
berarti kami tidak normal.Hanya penghilang kesepian karena hidup dalam
‘kekangan’.
Tangan Se Hun terlalu kecil &
halus saat menarikku,tatapannya sangat lain ,bukan tatapan yang biasanya.Sorot
mata yang benar-benar tak pernah kukenal.Lalu kenapa jantungku berdetak begitu
cepat,ini tidak pernah terjadi sebelumnya saat aku melakukannya dengan Kai
ataupun dengan member lain.Dan oppa,dia memanggilku oppa?bukankah seharusnya
hyung?”.Beribu pertanyaan terus bergelayut di kepalaku.
“Hyung,apa
yang kau lakukan di sana?”Suara Kyung Soo mengagetkanku.
“Kyung
soo-ah katakan,yang gila aku atau dia?”todongku pada Kyung Soo.
“Mwo?gila?kau
gila?dia,dia siapa?apa maksudmu hyung?kau kurang sehat yah?sepertinya kau agak
gugup.”tanyanya heran.
“Ah
tidak,tidak papa,aku akan naik ke kamarku.”Jawabku mencoba
mengalihkan perhatiannya.
*****
Akh....!kurebahkan tubuhku di
ranjangku,mungkin D.o. Kyung Soo benar mungkin aku sedang kurang sehat,dan
peristiwa kissing ini sudah biasa terjadi dan jangan di anggap berlebihan.”Aku
akan istirahat sebentar” Pikirku.Namun tiba-tiba pandanganku teralih pada
sebuah benda yang lebih mirip sebuah dompet itu tergeletak di samping
kepalaku.Aku berniat untuk mengambil benda itu dan memastikan siapa pemiliknya
karena aku tak pernah melihatnya sebelumnya.
Se Hyun POV
Setengah jam cukup untuk
membuatku sampai di apartemen kami.Kutekan nomor 9 pada tombol di lift itu,karena
memang tempatku ada di lantai 9.Kulihat Se Hun sudah duduk untuk menungguku.”Se Hyun-ah bagaimana,tidak terjadi apa-apa
kan?”.ia langsung menodongku dengan pertanyaannya begitu melihatku datang.”Tidak ada”.jawabku dan langsung
merebahkan tubuhku di sofa.”Baguslah,Gumawo
yah!”ia mengacak-acak rambutku sayang.”Oh
ya ini,coba lihat,aku telah memperbaharui foto kami berdua,ini kuambil di pulau
Jeju kemarin”.Katanya sambil memamerkan foto yang terselip di dompetnya.Yah
tentu fotonya saat bersama Kang So Hee.”Menyebalkan
untuk mengambil foto saja harus ke pulau Jeju.”Gerutuku.
Kyaaaa....!!dompet Se Hun membuat
aku teringat sesuatu,yah aku baru ingat dompetku,dompetku masih tergeletak di
kamar Suho,saat aku rebahan tadi.Kartu pelajar,kartu
identitas,foto,ATM,semuanya ada di dalamnya.
“Oppa,dompetku!”teriakku pada Se
Hun.
“Ada apa,ada apa dengan
dompetmu?”nada tanyanya ikut naik.
“Dompetku tertinggal di kamarmu”
“Apa????”
END